Thursday, June 6, 2013

Tutorial Nail Art Rilakkuma

Halooo... Siapa yang hobi nail art?? Nah, kali ini Michan mau nge-post tutorial nail art Rilakkuma yang kawaii dari web sebelah. Selamat mencoba! ^^


1~ Warnai kuku kamu dengan cat kuku favorite kamu untuk dasar warna. Di dalam tutorial ini menggunakan OPI Gargantuan Green Grape di jari manis dan Nicole by OPI My Lifesaver dilapis dengan Make U Smile untuk jari lainnya.

2~ Dengan menggunakan cat kuku berwarna coklat muda, buatlah setengah lingkaran di ujung kuku. Lalu, buat telinga di kiri dan kanan setengah lingkaran yang tadi kamu buat.

3~ Dengan menggunakan cat kuku berwarna kuning, warnai bagian dalam telinga. Ingatlah bahwa bentuk bagian dalam telinga Rilakkuma agak sedikit memanjang dari bentuk telinga, jadi buatlah bagian dalamnya agak berbentuk oval

4~ Dengan menggunakan cat kuku berwarna putih, buatlah setengah lingkaran di ujung kuku sebagai dasar mulut Rilakkuma.

5~ Terakhir buatlah mata dan hidung Rilakkuma menggunakan cat kuku berwarna hitam atau coklat gelap.

Nah, jadinya seperti ini nih! Kalau kalian mau kesepuluh kuku jari kalian bergambar Rilakkuma juga bisa kok. Kalian tinggal mengulang tutorial diatas saja ya! ^^



[FanFiction] Bloody Friendship (Part 7)

Please don't be a plagiator... and Please don't be Silent Reader, Please leave a comment. Thanks for Reading. ~Big hug from Michan ^^

Author: Michan
Genre: Horror
Cast: All member Girls’ Generation (SNSD)
Rating: 13+


                Yang keluar dari keran air tersebut adalah darah. “Yaampun, kenapa malah seperti ini Eonni” kata Seohyun panik. “Dari mana asal darah ini?! Aneh” ujar Taeyeon yang juga panik. Mereka berdua lalu membangunkan Sooyoung dan Sunny yang juga berada di kamar itu. “Eonni! Eonni! Bangun ini penting sekali!” teriak Taeyeon dan Seohyun sambil mengguncang-guncang tubuh Sunny dan Sooyoung. “Ada apa sih!” omel Sunny yang terbangun. “Iya, kenapa rebut sih!?” susul Sooyoung dengan jengkel. “Itu, di toilet itu…” kata Seohyun dengan terbata-bata. “Apa?! Kenapa?!” omel Sunny dan Sooyoung sekali lagi. “Disitu keluar darah dari kerannya” jelas Taeyeon yang mulai berusaha untuk menenangkan diri. “Darah?!” teriak Sunny dan Sooyoung spontan. “I… Iya”. Sooyoung dan Sunny bangkit dari tempat tidur dan berjalan menuju toilet yang ditunjuk Seohyun. Tetapi di toilet tersebut ternyata darah dari yang keluar dari keran sudah membanjiri lantai toilet tersebut. “AAAAAAAAAAA” Teriak mereka berempat.

Tak lama setelah teriakan mereka, Yoona dan Tiffany yang tidur tak jauh dari ruangan mereka datang ke kamar mereka. “Ada apa sih kalian berteriak-teriak tengah malam seperti ini?!” omel Tiffany di sela kantuknya. “Iya, kalian berisik sekali!” Yoona ikut mengomel. “Ini, Eonni. Lihat!” Kata Sooyoung sambil menunjuk toilet berdarah itu. Tiffany dan Yoona mendekati toilet tersebut. Mereka langsung berpelukan dengan spontan. “Hiiiiiiiiiiiii” Yoona bergidik ngeri. “Pantas saja kalian berteriak sangat keras” kata Tiffany. “Kita harus menutup keran ini” kata Seohyun. “Umm.. Baiklah, biar aku saja yang menutupnya” kata Sooyoung berusaha memberanikan diri. Ia mulai melangkah masuk menginjak lautan darah didalam toilet aneh tersebut. Kriiiiikk… Akhirnya Sooyoung menutup keran tersebut. Dan untungnya berhasil! Namun, setelah Sooyoung keluar dari toilet tersebut dan menutup pintunya, tiba-tiba terdengar suara tangis yang terdengar menyeramkan. Padahal belum hilang rasa takut mereka terhadap keran yang mengeluarkan banyak darah. Para member berusaha menutup telinga mereka rapat-rapat. Memang suara tangisan tersebut sudah tak terdengar lagi sekarang. Namun mereka justru melihat seorang wanita yang menangis dengan rambut cokelat yang terurai panjang. Tubuhnya berlumuran darah. Tubuhnya terbalut gaun panjang berwarna putih berbahan sutera dengan selendang sutera yang panjang. Pakaian yang dikenakannya sangat indah. Namun di tubuhnya tertancap pisau besar. Raut wajahnya muram dengan penuh air mata. Sosok wanita itu seakan samar-samar dan berpindah-pindah. “AAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!” Teriakan para member meledak, bahkan lebih keras dan panjang dari yang sebelumnya. Para member berlari keluar ruangan tersebut untuk turun ke lantai bawah dan menemui member lainnya.

                Grubukk… Grubukk… Grubukk… Suara riuh anak tangga yang dituruni secara terburu-buru memecah kesunyian malam itu. Sesampainya dibawah mereka lansung memasuki ruang tamu yang dipakai Hyoyeon, Jessica, dan Yuri. Tetapi dipojok ruangan tersebut terdapat sesosok wanita yang sangat mirip seperti wanita yang menangis tadi. Namun kali ini rambut panjang wanita tersebut menutupi wajahnya. Untungnya wanita itu menghilang secepatnya. Para member tatap memberanikan diri untuk masuk lebih dalam, meskipun ketika baru saja mereka masuk langsung ada kejanggalan di ruangan tersebut. “Eonni bangun!” teriak mereka sambil menggoncang-goncang tubuh member lain yang masih tertidur. “Ada apa sih?!” Hyoyeon terbangun pertama. “Sudahlah, bangun saja dulu! Kami harus membangunkan yang lain. Ini keadaan darurat!” ujar Yoona. Akhirnya Yuri terbangun, lalu disusul oleh Jessica. “Kenapa kalian terlihat panik?” Tanya mereka bertiga. Member yang lain pun menceritakan apa yang mereka alami.

“Oh, jadi begitu. Tunggu, bukankah harusnya kita sudah terbebas dari kejanggalan-kejanggalan yang menimpa kita selama ini?” kata Hyoyeon yang baru teringat akan janji hantu Sung Yong-Hwa. “Iya, kau benar juga Hyo, dia bilang jika kita temukan butik ini maka dia akan berhenti mengganggu kita” setuju Yuri. “Huh! Berarti kita ditipu!” kata Yoona jengkel. Kriiiiing….. Kriiiiing….. Kriiiing…. Tiba-tiba suara telepon memecah obrolan mereka. “Hah? Suara telepon? Coba periksa Hp kalian” kata Taeyeon mulai curiga. Para member memeriksa Hp mereka masing-masing. Tetapi tidak ada yang menelepon bahkan mengirimkan SMS samasekali. “Jangan jangan…” Para member segera keluar dari ruangan tersebut. Mereka menyorotkan senter mereka ke sekeliling lantai dasar itu. Dan mereka melihat sebuah telepon diatas meja, di salah satu bagian dari lantai dasar tersebut. Para member mendekati telepon berwarna hitam tersebut. Ternyata dugaan mereka benar, suara telepon berdering yang sampai saat ini masih bordering berasal dari telepon tersebut. Tapi sebelum para member mengangkatnya, telepon itu sudah berhenti bordering. “Siapa yang menelepon tengah malam seperti ini? Dan mengapa telepon tua yang sudah lama tidak digunakan dapat menerima panggilan?” pikir Taeyeon. Mereka memeriksa kabel telepon itu. Dan ternya kabel telepon sudah putus termakan usia. “Apa?! Kbelnya sudah pu… putus?!” seru Yoona sembari memegang dua bagian kabel telepon itu. Dan, Kriiiiing…. Kriiiiing…. Kriiiing….. Telepon hitam itu berdering kembali. “Aduh, sepertinya kita tidak perlu mengangkatnya” kata Yuri ngeri. Namun setelah lima menit mereka tidak mengangkat telepon tersebut, deringannya sama sekali tidak berhenti. “Deringan telepon kenapa bisa selama ini?” kata Yoona sambil mengerutkan kening. “Namanya juga telepon aneh Yoon” sambar Hyoyeon. “Hmmm…. Sepertinya kita harus mencoba mengangkatnya” saran Jessica. “Baiklah, sepertinya kita harus mencoba” setuju Yoona. “Baiklah” seru member yang lainnya. Tapi baru saja Jessica hendak mengangkat gagang telepon aneh itu, tiba-tiba deringan telepon tersebut berhenti. “Yaampun dia selalu saja mempermainkan kita! Dasar licik!” dengus Yoona kesal. “Ah, sudahlah kita tidak perlu menghiraukan telepon menyebalkan ini, sekarang kita tidur saja” ajak Taeyeon. Para member setuju dengan Taeyeon. Namun, baru saja mereka mereka . Namun meninggalkan telepon yang penuh kejanggalan itu lima langkah, telepon tersebut berdering kembali. Namun mereka tak menghiraukan telepon menjengkelkan itu. Tetapi semakin para member menjauh dan tak perduli, semakin keras pula deringan telepon tersebut. Para member benar-benar merasa jengkel dan terganggu, apa lagi mereka benar-benar lelah hari itu. “Huh!! Benar-benar keterlaluan! Apa lagi sih meu si licik itu!” amarah Taeyeon meledak. Taeyeon lalu berlari menuju telapon dan mengangkat gagangnya. Namun tidak ada suara apapun bahkan nada terputus sama sekali. Member yang lain menghampiri Taeyeon. “Suara siapa yang ada di telepon?” Tanya Seohyun penasaran. “Tak ada suara apapun!” kata Taeyeon kesal sambil membanting gagang telepon. Namun lagi-lagi telepon tersebut berdering. Yoona mencoba mengangkatnya. “Halo” kata Yoona di telepon dengan singkat. Para member mendekatkan telinga mereka ke gagang telepon yang digenggam Yoona.


To Be Continued……

Wednesday, June 5, 2013

Girls' Generation~Dancing Queen

Sekarang Michan kasih lirik dan MV Dancing Queen nih! Dancing Queen adalah lagu Girls' Generation dalam album I Got a Boy yang dirilis tahun ini. Selamat menikmati MV-nya dan membaca liriknya yaa! ^^


[Tiffany] Girls' [Jessica] Generation
[Tiffany] Let's dance
[Tiffany/Jessica] Hit the beat and take it to the fast line

[All/Seohyun] Yeah yeah yeah x4

[Taeyeon] Mudae wii ([All Wooh! Wooh! ) neoreul cheoeum bwahsseul ttae
([All] Wooh! Wooh! ) Nae juwiie shigandeureun modu meomchugo
Gaseumman ttwiiyeo ([All] Wooh! Wooh! )
[Yoona] Pyeongbeomhan naye insaengeul bakkwojun
Neon naye Dancing Queen ([All] Wooh! Wooh! )
[Tiffany] Jiruhan naye ilsangeul kkaewojun
Harubamye party ([All] Wooh! Wooh! )

[All] Nae mameul sarojamneun dancing ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
Keu hwahryeohan somsshi ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
Neoye geu igijeogin maep si ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
Keu achirhan sexy ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
[Seohyun] Sum makhil deut hae Yeah Yeah([All] Yeah yeah yeah)

[Jessica] Hanchameul china ([All] Wooh! Wooh! ) naega mudae wiieseo
([All] Wooh! Wooh! ) Keuttae keudaecheoreom chumchugo noraehae
Machi kkumgata ([All] Wooh! Wooh! ) cheongmallo [Jessica/Sunny] Wooh!
[Sunny] Pyeongbeomhan naye insaengeul bakkwojun
Neon naye Dancing Queen ([All] Wooh! Wooh! )
[Yuri] Jiruhan naye ilsangeul kkaewojun
Harubamye kkum ([All] Wooh! Wooh! )

[All] Nae mameul sarojamneun dancing ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
Keu hwahryeohan somsshi ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
Neoye geu igijeogin maep si ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
Keu achirhan sexy ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
[Jessica] Rideume momeul matkyeo na Yeah sa! ([All] Yeah yeah yeah)

([Tiffany] Adlibs)
[Yoona] Neon naye Dancing Queen
[Sooyoung] Nuga mworaedo yeongwonhi
[Hyoyeon] Nae maeumsokye seuta neon naye hero ([Jessica] You see me and you see my crew! )
[All/Taeyeon] Neon naye hero neon naye hero

[All] Dancing ([Seohyun] Yeah yeah yeah) ([Tiffany] Dancing)
Keu hwahryeohan dancing ([Seohyun] Neoye hwahryeohan Dancing) ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
Ni igijeogin maep si ([Jessica] Oh neoye igijeogin) ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
Keu achirhan sexy ([Seohyun] Yeah yeah yeah)
[Tiffany] Rideume momeul matkyeo na Yeah ([All] Yeah yeah yeah)

[All] Nal sarojabeun dancing ni ([Taeyeon] Dancing! Sareum! )
Keu hwahryeohan somsshi ([Taeyeon] Somsshi euyepa! )
Keu igijeogin maep si ni ([Taeyeon] Maep si) ([Tiffany] Wooh! )
Keu achirhan sexy ([Taeyeon] Sexy! )
[Taeyeon] sum makhil deuthan neo Yeah (Yeah yeah)

[All] Breathe out! ([Hyoyeon] Mula! Mula! )
Party jeolmeumeul bultaeul dancing party
Modu da hamkke hae party
Jeolmeumeul bultaeul dancing party
Eeee~ Eeee~ Eeee~


TRANSLATE

Girls 'Generation
Mari kita menari
Menekan irama dan bawa ke jalur cepat

Ketika saya melihat Anda untuk pertama kalinya di atas panggung
Waktu di sekitar saya telah berhenti dan hanya hati saya yang berpacu

Anda, yang telah mengubah hidup saya, saya adalah ratu menari
Pesta malam itu telah membangkitkan rutinitas saya yang membosankan

Menari yang memikat hati saya, gerakan mereka mencolok
Anda mementingkan figur yang bagus, sehingga menarik hati Itu membuat sayakehilangan napas


Setelah waktu yang lama, aku berdiri di atas panggung
Menari dan bernyanyi seperti Anda saat itu
Rasanya seperti mimpi, untuk menjadi nyata

Anda, yang telah mengubah hidup saya, saya adalah ratu menari
Mimpi malam itu telah dibangunkan oleh rutinitas yang membosankan

Menari yang memikat hati saya, gerakan mereka mencolok
Anda mementingkan figur yang bagus, sehingga menarik hati
Saya percaya tubuh saya untuk iramanya

Anda adalah ratu menari saya selamanya tidak peduli apa yang dikatakan orang
Saya tidak peduli apa yang orang lain pikirkan
Karena anda orang yang membuat saya menari.
Anda salah satu yang membuat saya bernyanyi.
Saya tidak bisa menjadi ratu menari tetapi anda
Anda adalah bintang hatiku, pahlawanku, Anda pahlawanku, Anda pahlawan
Saya "menggigil" ketika saya melihat Anda bergerak, melihat lekuk anda.
Cara Anda mengguncang tubuh Anda "Lihatlah aku semua orang!"
Anda menari membuat saya panas.

Menari, sehingga menari yang mencolok
Anda mementingkan figur yang bagus, sehingga menarik hati
Saya percaya tubuh saya untuk iramanya

Menari yang memikat saya , gerakan mencolok anda
Anda mementingkan figur yang bagus, sehingga menarik hati
Anda ambil napas saya pergi

Bawalah itu

Pesta, pesta dansa untuk membakar kaum remaja kita
Semua bersama-sama pesta semua orang
Sebuah pesta dansa untuk membakar kaum remaja kita

Eeee~ Eeee~ Eeee~

Tuesday, June 4, 2013

Hyuna feat Hyun Seung~Trouble Maker

Anyeong Haseyo! Michan mau ngasih MV Trouble Maker dan liriknya nih! Michan bisa dance-nya loh! Yuk ditonton MV-nya dan dibaca liriknya! ^^


1! 2! 3!
[Hyun Seung] Ni nuneul bomyeon nan Trouble Maker
[Hyuna] Ni gyeote seomyeon nan Trouble Maker
[Hyun Seung] Jogeumssik deo deo deo
[Hyuna] Galssurok deo deo deo
[Hyun Seung] Ijen nae mameul nado eojjeol su eopseo

Niga nareul itjji mothage jakku ni apeseo tto
Ni mam jakku naega heundeureo beoseonal su eoptdorok
Ni ipsureul tto humchigo meolli taranabeoryeo
Nan Trou a a a ble! Trouble! Trou! Trouble Maker!
Trouble Maker!

[Hyuna] Trouble Maker!
[Hyun Seung] Trouble Maker!
[Hyuna] Trouble Maker!

[Hyuna]
Ni mameul kkaemulgo domangchil geoya goyangicheoreom
Neon jakku andari nal geoya nae apeuro wa eoseo hwanaeboryeom
Nae seksihan georeum ni meori soge balttongeul geoneun
Eungeunhan seukinship eolgure bichin mot chama jukkkettan ni nunbit

[Hyun Seung]
Galsurok gipi deo ppajeodeureo
Alsurok niga deo mame deureo Baby
Amuraedo ni saenggage chwihaennabwa Lady
I never never never stop!

Niga nareul itjji mothage jakku ni apeseo tto
Ni mam jakku naega heundeureo beoseonal su eoptdorok
Ni ipsureul tto humchigo meolli taranabeoryeo
Nan Trou a a a ble! Trouble! Trou! Trouble Maker!
Trouble Maker!

[Hyuna] Trouble Maker!
[Hyun Seung] Trouble Maker!
[Hyuna] Trouble Maker!

[Hyun Seung] Eotteoke neol nae mame damadul su inneunji
(Trouble Maker)
[Hyuna] Geunyang nae mami ganeundaero ijen
[Hyun Seung] I never never stop!
Meomchul su eopsseo

Niga nareul itjji mothage jakku ni apeseo tto
Ni mam jakku naega heundeureo beoreonal su eoptdorok
Ni ipsureul tto humchigo meolli taranabeoryeo
Nan Trou a a a ble! Trouble! Trou! Trouble Maker!
Trouble Maker!

[Hyuna] Trouble Maker!
[Hyun Seung] Trouble Maker!
[Hyuna] Trouble Maker!


TRANSLATE

1! 2! 3!

[Hyun Seung] Saat aku menatap matamu, aku adalah Trouble Maker
[Hyuna] Saat aku berdiri di sampingmu, aku adalah Trouble Maker
[Hyun Seung] Sedikit demi sedikit, lagi lagi lagi
[Hyuna] Ketika kita menjalaninya, lagi lagi lagi
[Hyun Seung] Kini aku bahkan tak dapat menolong hatiku

Aku akan terus berada di hadapanmu sehingga kau tak dapat melupakanku
Aku akan terus menggetarkan hatimu sehingga kau tak dapat melepaskanku
Aku akan mencuri bibirmu dan lari jauh
Aku adalah Tro a a albe – Trouble, Trou, Trouble Maker

[Hyuna] Trouble Maker Trouble Maker
[Hyun Seung] Trouble Maker Trouble Maker
[Hyuna] Trouble Maker Trouble Maker

Aku akan menggigit hatimu dan lari menjauh seperti kucing
Kau akan terus merasa kesal, jadi datanglah padaku dan marah
Cara berjalanku yang seksi membakar isi kepalamu
Sedikit skinship – mata di wajahmu mengatakan kau tak dapat menahannya lagi

[Hyun Seung]
Saat aku pergi, kau akan jatuh lebih dalam – aku menyukaimu semakin aku ingin mengetahuimu baby
Ku pikir aku mabuk sambil memikirkanmu
I never never never stop (aku tak dapat berhenti)

Aku akan terus berada di hadapanmu sehingga kau tak dapat melupakanku
Aku akan terus menggetarkan hatimu sehingga kau tak dapat melepasku
Aku akan mencuri bibirmu dan lari jauh
Aku adalah Tro a a albe – Trouble, Trou, Trouble Maker

Trouble Maker Trouble Maker
[Hyun Seung] Trouble Maker Trouble Maker
Trouble Maker Trouble Maker

[Hyun Seung] Bagaimana aku dapat menaruh dirimu di dalam hatiku (Trouble Maker)
[Hyuna] Kini aku akan mengikuti kemanapun hatiku membawaku
[Hyun Seung] I never never stop – I can’t stop

Aku akan terus berada di hadapanmu sehingga kau tak dapat melupakanku
Aku akan terus menggetarkan hatimu sehingga kau tak dapat melepasku
Aku akan mencuri bibirmu dan lari jauh
Aku adalah Tro a a albe – Trouble, Trou, Trouble Maker

[Hyuna] Trouble Maker Trouble Maker
[Hyun Seung] Trouble Maker Trouble Maker
[Hyuna] Trouble Maker Trouble Maker

[FanFiction] Bloody Friendship (Part 6)

Please don't be a plagiator... and Please don't be Silent Reader, Please leave a comment. Thanks for Reading. ~Big hug from Michan ^^

Author: Michan
Genre: Horror
Cast: All member Girls’ Generation (SNSD)
Rating: 12+


                Para member pun berkumpul kembali didepan pintu. Mereka menceritakan ruangan temuan mereka yang dapat digunakan untuk bermalam. “Kami menemukan ruangan yang luas dan nyaman untuk bermalam tetapi terdapat darah disana” ujar Taeyeon. “Hah?! Kalau begitu ketika periksa saja bersama-sama!” ajak Sunny. “Ayo!” seru yang lain setuju. Mereka pun naik ke lantai atas. “Nah disitu tempatnya Eonni!” ujar Yuri sambil menunjuk sebuah ruangan yang tak berpintu. Mereka memasuki ruangan tersebut dan lansung dikejutkan dengan bercak darah yang cukup lebar di dinding dan lantainya. Tetapi ketika mereka menyorotkan senter mereka lebih dalam dan menemukan sebuah tempat tidur besar dan mewah dengan kelambu.”Disini cukup seram tapi mau tak mau kita harus tidur disini bukan?” kata Jessica sembari memandangi sekeliling kamar tersebut. “Ya, kata Jessica memang benar” setuju Sooyoung. “Baiklah kamar ini akan dipakai empat orang. Yang menempatinya adalah Sooyoung, Seohyun, Sunny, dan aku. Bagaimana kalian setuju?” usul Taeyeon. “Setuju!” ujar yang lainnya. Taeyeon, Sooyoung, Seohyun, dan Sunny meletakkan berang-barang bawaan dan tas mereka di kamar itu. “Baiklah ayo kita ke ruangan yang selanjutnya” ajak Jessica. Mereka menuruni tangga untuk menuju ke lantai bawah. “Nah itu dia ruangan yang kami temukan” kata Sooyoung sambil menunjuk sebuah ruangan yang pintunya terbuka. Mereka memasuki ruangan itu dan meyorotkan senter ke sekeliling. “Ini pasti ruang tamu” tebak Taeyeon. Mereka pun mulai membagi siapa yang akan tidur disitu malam ini. “Baiklah, bagaimana kalau Jessica, Yuri, dan aku tidur disini. Ruangan ini hanya muat untuk tiga orang” usul Hyoyeon yang disambut setuju oleh member lainnya. “Berarti tinggal tersisa satu kamar yang sudah pasti akan ditempati oleh Tiffany dan Yoona” kata Jessica. Mereka pun segera menuju kamar terakhir yang berada di lantai atas. Mereka memasuki kamar tersebut, dan menaruh barang bawaan Tiffany dan Yoona disitu. “Baiklah kita sudah menemukan kamar untuk menginap. Sekarang yang harus kita lakukan adalah mencari ruangan yang paling tidak bisa dipergunakan untuk menyiapkan makanan instan yang kita bawa” kata Taeyeon. “Ayo, kita cari sekarang!” ajak Sooyoung. Mereka pun mencarinya bersama-sama.

                Mereka menuju kebawah tangga. Disana ada ruangan kecil. Mereka membuka pintu kecil yang ada. Kreeekk….. Pintu kecil itu terbuka. Ternyata itu adalah gudang kain-kain perca. “Huuh berantakan sekali” keluh Sunny. Mereka pun bergegas pergi ke lantai atas. Mereka menemukan sebuah pintu besar dari kayu jati. Kreeekk…. Para member membukanya. Didalamnya terdapat meja panjang yang ditutupi taplak meja merah marun, Serta kursi-kursi dari kayu jati berjejer mengelilingi meja tersebut. Ruangan tersebut bergaya klasik dengan dinding putih berhias ukiran-ukiran antik. Tiba-tiba mata para member teruju pada sebuah lukisan besar yang terpampang di dinding. Lukisan tersebut bergambar seorang wanita cantik berambut cokelat yang terurai panjang, bibirnya tipis mengenakan lipstik merah, serta dress selutut berwarna putih dengan hiasan bunga mawar. Para member tertegun. “Bukankah ini seperti sosok Sung Yong-Hwa yang menghantui kita selama ini?” ujar Seohyun. “Ya, sepertinya ini lukisan dari sosok itu” kata Yuri. Namun tiba-tiba perasaan para member menjadi tidak enak seperti ada mengawasi mereka. Dan tiba-tiba mata dari Sun Yong-Hwa dalam lukisan tersebut melirik licik ke arah mereka. Raut wajahnya pun juga berubah menjadi penuh kelicikan. Senyum manis pada bibir tipisnya berubah menjadi senyum licik. Para member menyadari hal tersebut. Lalu mereka segera berlari keluar dari ruangan megah tersebut. Sesampainya diluar nafas mereka tak beraturan. Tiba-tiba suara tawa meledak di kesunyian butik mewah tersebut. Tapi diantara para member tidak ada yang tertawa seperti itu. Mereka pun berpegangan tangan.

                Ditengah suasana yang mencengkeram tersebut, tiba-tiba terdengar suara pintu yang diketuk dari luar. Tok… Tok… Tok… Para member pun mematung ketakutan. Mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat saat itu. Pikiran mereka buntu. “A.. a.. apa yang ha.. harus kita perbuat se.. sekarang?” Tanya Yoona terbata-bata. “Baiklah kita harus menuruni tangga ini dan membuka pintu” kata Tiffany mencoba untuk memberanikan diri. Akhirnya mereka pun menguatkan pegangan tangan mereka. Satu per satu anak tangga mereka turuni. Dan akhirnya mereka sampai didepan pintu utama butik tersebut. Suara ketukan pintu trdengar lagi. “Tunggu, bukankah pintu ini terkunci? Jadi bagaimana kita dapat membukanya?” pikir Sunny. “Yasudah, kita coba saja Eonni” kata Sooyoung. Mereka mulai memutar handel pintu. Dan… Kreeeeekk…. Deritan panjang  terdengar. Pintu itu terbuka! Tapi ketika para member menolehkan kepala mereka keluar dan bertanya “Siapa disana?” Tidak ada siapapun bahakan benda apapun yang ada. Para member semakin ketakutan. Tiba-tiba Wuuuusshh….. Seperti ada yang lewat didekat mereka. Mereka menoleh kebelakang. Dan tiba-tiba Braaakk… Kejadian seperti ketika mereka baru masuk ke butik tersebut terjadi kembali. Pintu utama butik terbanting tanpa ada angin atau apapun juga. Taeyeon mencoba membuka pintu tersebut namun tak kunjung terbuka. Member lainnya membantu Taeyeon namun pintu tetap saja terkunci. “Kita terkunci lagi disini. Permainan apa yang sebenarnya diinginkan si licik itu!” kata Yuri jengkel. “Sudahlah Yul, lebih baik kita tidur malam ini” kata Jessica berusaha menenangkan. “Tapi aku lapar Eonni” kata Sooyoung. “Baiklah kita bisa memakan camilan-camilan yang kita bawa untuk sementara” kata Sunny. Mereka pun berkumpul di ruang tamu yang akan digunakan oleh Jessica, Yuri, dan Hyoyeon untuk bermalam. Mereka makan beberapa camilan disitu, lalu pergi ke ruangan masing-masing untuk tidur. Di ruangan mereka, mereka menggantung senter agar ruanagn tidak terlalu gelap. Tempat itu memenag sangat mencekam dan terasa tidak nyaman, tetapi para member tetap tertidur pulas karena mereka sangat lelah hari itu.

                Sekarang baru pukul dua belas tengah malam, tetapi Seohyun tiba-tiba terbangun. “Soo, Soo bangun! Aku ingin buang air kecil” kata Seohyun membangunkan Sooyoung. Namun Sooyoung hanya berbalik badan sambil mendesah. “Eonni Sun bangun! Aku ingin buang air” Seohyun berusaha membangunkan Sunny. Tapi Sunny juga tidak terbangun. Akhirnya Seohyun membangunkan Taeyeon “Taeng bangunlah! Aku ingin ke toilet!” Seohyun bekata dengan suara lebih lantang sambil mengguncang-guncang tubuhTaeyeon. Awalnya Taeyeon hanya mengigau seperti biasa. Tapi akhirnya ia terbangun. “Ada apa sih Seororo?” tanya Tae sedikit jengkel karena dibangunkan dari tidurnya, padahal ia sangat lelah. “Ini, aku sudah tidak tahan Eonni! Aku ingin ke toilet!” kata Seohyun sambil berusaha menahan rasa ingin buang airnya. “Yaampun, tapi dimana ada toilet di tempat seperti ini” kata Taeyeon sambil mulai duduk di pinggir tempat tidur besar itu. “Itu mungkin toilet” tunjuk Seohyun pada sebuah pintu di ruangan itu, dengn penuh harapan. “Yasudahlah, ayo coba kita buka” kata Taeyeon terkantuk-kantuk. Seohyun dan Taeyeon bangkit lalu menuju pintu berwarna merah marun yang ditunjuk Seo. Kreeeekk…. Pintu tersebut terbuka. Dan untungnya benar saja itu adalah sebuah toilet. “Yaaayy ini benar-benar toilet!” Seru Seohyun kegirangan.”Tapi tunggu dulu Seo, kita harus mencoba memutar kerannya terlebih dahulu. Siapa tahu airnya tidak keluar” kata Taeyeon mengingatkan Wajah Seohyun berubah menjadi penuh harap. Kriiikk… Keran air tebuka, tetapi yang keluar bukanlah air. Bahkan sampai membuat kantuk Taeyeon dan Seohyun hilang.

To Be Continued.....