Hola! Blog ini berisi berbagai hal yang Michan suka, serta FanFiction yang Michan tulis. Jangan lupa follow blog ini lewat Google+ dan E-mail juga ya! Jangan lupa tinggalkan komentar! Welcome to My Blog! ^^
2~ Makanan dan minuman favorit Michan itu Lasagna, Susu, sama kopi
3~ Michan suka kaktus, melati, mawar, dan Bougenville
4~ Binatang kesukaan Michan itu Kucing, Anjing, dan burung hantu
5~ Michan seneng ngoleksi poster Anime yang Michan tempel di kamar Michan (Ketauan deh tembok kamar Michan penuh, kayak rumah gembel .-.), selain itu Michan juga suka ngoleksi barang-barang Anime lainnya
6~ Hobi Michan nonton Anime, baca Manga, main Game, nulis cerita, blogging, baca, sama makan pastinya :D
Halooo... Siapa yang hobi nail art?? Nah, kali ini Michan mau nge-post tutorial nail art Rilakkuma yang kawaii dari web sebelah. Selamat mencoba! ^^
1~ Warnai kuku kamu dengan cat kuku favorite kamu untuk dasar warna. Di dalam tutorial ini menggunakan OPI Gargantuan Green Grape di jari manis dan Nicole by OPI My Lifesaver dilapis dengan Make U Smile untuk jari lainnya.
2~ Dengan menggunakan cat kuku berwarna coklat muda, buatlah setengah lingkaran di ujung kuku. Lalu, buat telinga di kiri dan kanan setengah lingkaran yang tadi kamu buat.
3~ Dengan menggunakan cat kuku berwarna kuning, warnai bagian dalam telinga. Ingatlah bahwa bentuk bagian dalam telinga Rilakkuma agak sedikit memanjang dari bentuk telinga, jadi buatlah bagian dalamnya agak berbentuk oval
4~ Dengan menggunakan cat kuku berwarna putih, buatlah setengah lingkaran di ujung kuku sebagai dasar mulut Rilakkuma.
5~ Terakhir buatlah mata dan hidung Rilakkuma menggunakan cat kuku berwarna hitam atau coklat gelap.
Nah, jadinya seperti ini nih! Kalau kalian mau kesepuluh kuku jari kalian bergambar Rilakkuma juga bisa kok. Kalian tinggal mengulang tutorial diatas saja ya! ^^
Please don't be a plagiator... and Please don't be Silent Reader, Please leave a comment. Thanks for Reading. ~Big hug from Michan ^^
Author: Michan
Genre: Horror
Cast: All member Girls’ Generation (SNSD)
Rating: 13+
Yang
keluar dari keran air tersebut adalah darah. “Yaampun, kenapa malah seperti ini
Eonni” kata Seohyun panik. “Dari mana asal darah ini?! Aneh” ujar Taeyeon yang
juga panik. Mereka berdua lalu membangunkan Sooyoung dan Sunny yang juga berada
di kamar itu. “Eonni! Eonni! Bangun ini penting sekali!” teriak Taeyeon dan
Seohyun sambil mengguncang-guncang tubuh Sunny dan Sooyoung. “Ada apa sih!”
omel Sunny yang terbangun. “Iya, kenapa rebut sih!?” susul Sooyoung dengan
jengkel. “Itu, di toilet itu…” kata Seohyun dengan terbata-bata. “Apa?!
Kenapa?!” omel Sunny dan Sooyoung sekali lagi. “Disitu keluar darah dari
kerannya” jelas Taeyeon yang mulai berusaha untuk menenangkan diri. “Darah?!”
teriak Sunny dan Sooyoung spontan. “I… Iya”. Sooyoung dan Sunny bangkit dari
tempat tidur dan berjalan menuju toilet yang ditunjuk Seohyun. Tetapi di toilet
tersebut ternyata darah dari yang keluar dari keran sudah membanjiri lantai
toilet tersebut. “AAAAAAAAAAA” Teriak mereka berempat.
Tak lama setelah teriakan mereka,
Yoona dan Tiffany yang tidur tak jauh dari ruangan mereka datang ke kamar
mereka. “Ada apa sih kalian berteriak-teriak tengah malam seperti ini?!” omel
Tiffany di sela kantuknya. “Iya, kalian berisik sekali!” Yoona ikut mengomel.
“Ini, Eonni. Lihat!” Kata Sooyoung sambil menunjuk toilet berdarah itu. Tiffany
dan Yoona mendekati toilet tersebut. Mereka langsung berpelukan dengan spontan.
“Hiiiiiiiiiiiii” Yoona bergidik ngeri. “Pantas saja kalian berteriak sangat
keras” kata Tiffany. “Kita harus menutup keran ini” kata Seohyun. “Umm..
Baiklah, biar aku saja yang menutupnya” kata Sooyoung berusaha memberanikan
diri. Ia mulai melangkah masuk menginjak lautan darah didalam toilet aneh
tersebut. Kriiiiikk… Akhirnya Sooyoung menutup keran tersebut. Dan untungnya
berhasil! Namun, setelah Sooyoung keluar dari toilet tersebut dan menutup
pintunya, tiba-tiba terdengar suara tangis yang terdengar menyeramkan. Padahal
belum hilang rasa takut mereka terhadap keran yang mengeluarkan banyak darah.
Para member berusaha menutup telinga mereka rapat-rapat. Memang suara tangisan
tersebut sudah tak terdengar lagi sekarang. Namun mereka justru melihat seorang
wanita yang menangis dengan rambut cokelat yang terurai panjang. Tubuhnya
berlumuran darah. Tubuhnya terbalut gaun panjang berwarna putih berbahan sutera
dengan selendang sutera yang panjang. Pakaian yang dikenakannya sangat indah.
Namun di tubuhnya tertancap pisau besar. Raut wajahnya muram dengan penuh air
mata. Sosok wanita itu seakan samar-samar dan berpindah-pindah.
“AAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!” Teriakan para member meledak, bahkan lebih
keras dan panjang dari yang sebelumnya. Para member berlari keluar ruangan tersebut
untuk turun ke lantai bawah dan menemui member lainnya.
Grubukk…
Grubukk… Grubukk… Suara riuh anak tangga yang dituruni secara terburu-buru
memecah kesunyian malam itu. Sesampainya dibawah mereka lansung memasuki ruang
tamu yang dipakai Hyoyeon, Jessica, dan Yuri. Tetapi dipojok ruangan tersebut
terdapat sesosok wanita yang sangat mirip seperti wanita yang menangis tadi.
Namun kali ini rambut panjang wanita tersebut menutupi wajahnya. Untungnya
wanita itu menghilang secepatnya. Para member tatap memberanikan diri untuk
masuk lebih dalam, meskipun ketika baru saja mereka masuk langsung ada
kejanggalan di ruangan tersebut. “Eonni bangun!” teriak mereka sambil
menggoncang-goncang tubuh member lain yang masih tertidur. “Ada apa sih?!”
Hyoyeon terbangun pertama. “Sudahlah, bangun saja dulu! Kami harus membangunkan
yang lain. Ini keadaan darurat!” ujar Yoona. Akhirnya Yuri terbangun, lalu
disusul oleh Jessica. “Kenapa kalian terlihat panik?” Tanya mereka bertiga.
Member yang lain pun menceritakan apa yang mereka alami.
“Oh, jadi begitu. Tunggu, bukankah
harusnya kita sudah terbebas dari kejanggalan-kejanggalan yang menimpa kita
selama ini?” kata Hyoyeon yang baru teringat akan janji hantu Sung Yong-Hwa.
“Iya, kau benar juga Hyo, dia bilang jika kita temukan butik ini maka dia akan
berhenti mengganggu kita” setuju Yuri. “Huh! Berarti kita ditipu!” kata Yoona
jengkel. Kriiiiing….. Kriiiiing….. Kriiiing…. Tiba-tiba suara telepon memecah
obrolan mereka. “Hah? Suara telepon? Coba periksa Hp kalian” kata Taeyeon mulai
curiga. Para member memeriksa Hp mereka masing-masing. Tetapi tidak ada yang
menelepon bahkan mengirimkan SMS samasekali. “Jangan jangan…” Para member
segera keluar dari ruangan tersebut. Mereka menyorotkan senter mereka ke
sekeliling lantai dasar itu. Dan mereka melihat sebuah telepon diatas meja, di
salah satu bagian dari lantai dasar tersebut. Para member mendekati telepon
berwarna hitam tersebut. Ternyata dugaan mereka benar, suara telepon berdering
yang sampai saat ini masih bordering berasal dari telepon tersebut. Tapi
sebelum para member mengangkatnya, telepon itu sudah berhenti bordering. “Siapa
yang menelepon tengah malam seperti ini? Dan mengapa telepon tua yang sudah
lama tidak digunakan dapat menerima panggilan?” pikir Taeyeon. Mereka memeriksa
kabel telepon itu. Dan ternya kabel telepon sudah putus termakan usia. “Apa?!
Kbelnya sudah pu… putus?!” seru Yoona sembari memegang dua bagian kabel telepon
itu. Dan, Kriiiiing…. Kriiiiing…. Kriiiing….. Telepon hitam itu berdering
kembali. “Aduh, sepertinya kita tidak perlu mengangkatnya” kata Yuri ngeri.
Namun setelah lima menit mereka tidak mengangkat telepon tersebut, deringannya
sama sekali tidak berhenti. “Deringan telepon kenapa bisa selama ini?” kata
Yoona sambil mengerutkan kening. “Namanya juga telepon aneh Yoon” sambar
Hyoyeon. “Hmmm…. Sepertinya kita harus mencoba mengangkatnya” saran Jessica. “Baiklah,
sepertinya kita harus mencoba” setuju Yoona. “Baiklah” seru member yang
lainnya. Tapi baru saja Jessica hendak mengangkat gagang telepon aneh itu,
tiba-tiba deringan telepon tersebut berhenti. “Yaampun dia selalu saja
mempermainkan kita! Dasar licik!” dengus Yoona kesal. “Ah, sudahlah kita tidak
perlu menghiraukan telepon menyebalkan ini, sekarang kita tidur saja” ajak
Taeyeon. Para member setuju dengan Taeyeon. Namun, baru saja mereka mereka .
Namun meninggalkan telepon yang penuh kejanggalan itu lima langkah, telepon
tersebut berdering kembali. Namun mereka tak menghiraukan telepon menjengkelkan
itu. Tetapi semakin para member menjauh dan tak perduli, semakin keras pula
deringan telepon tersebut. Para member benar-benar merasa jengkel dan
terganggu, apa lagi mereka benar-benar lelah hari itu. “Huh!! Benar-benar
keterlaluan! Apa lagi sih meu si licik itu!” amarah Taeyeon meledak. Taeyeon
lalu berlari menuju telapon dan mengangkat gagangnya. Namun tidak ada suara
apapun bahkan nada terputus sama sekali. Member yang lain menghampiri Taeyeon. “Suara
siapa yang ada di telepon?” Tanya Seohyun penasaran. “Tak ada suara apapun!”
kata Taeyeon kesal sambil membanting gagang telepon. Namun lagi-lagi telepon
tersebut berdering. Yoona mencoba mengangkatnya. “Halo” kata Yoona di telepon
dengan singkat. Para member mendekatkan telinga mereka ke gagang telepon yang
digenggam Yoona.
Sekarang Michan kasih lirik dan MV Dancing Queen nih! Dancing Queen adalah lagu Girls' Generation dalam album I Got a Boy yang dirilis tahun ini. Selamat menikmati MV-nya dan membaca liriknya yaa! ^^
[Tiffany] Girls' [Jessica] Generation
[Tiffany] Let's dance
[Tiffany/Jessica] Hit the beat and take it to the fast line
([Tiffany] Adlibs)
[Yoona] Neon naye Dancing Queen
[Sooyoung] Nuga mworaedo yeongwonhi
[Hyoyeon] Nae maeumsokye seuta neon naye hero ([Jessica] You see me and you see my crew! )
[All/Taeyeon] Neon naye hero neon naye hero
[All] Breathe out! ([Hyoyeon] Mula! Mula! )
Party jeolmeumeul bultaeul dancing party
Modu da hamkke hae party
Jeolmeumeul bultaeul dancing party
Eeee~ Eeee~ Eeee~
TRANSLATE
Girls 'Generation
Mari kita menari
Menekan irama dan bawa ke jalur cepat
Ketika saya melihat Anda untuk pertama kalinya di atas panggung
Waktu di sekitar saya telah berhenti dan hanya hati saya yang berpacu
Anda, yang telah mengubah hidup saya, saya adalah ratu menari
Pesta malam itu telah membangkitkan rutinitas saya yang membosankan
Menari yang memikat hati saya, gerakan mereka mencolok
Anda mementingkan figur yang bagus, sehingga menarik hati Itu membuat sayakehilangan napas
Setelah waktu yang lama, aku berdiri di atas panggung
Menari dan bernyanyi seperti Anda saat itu
Rasanya seperti mimpi, untuk menjadi nyata
Anda, yang telah mengubah hidup saya, saya adalah ratu menari
Mimpi malam itu telah dibangunkan oleh rutinitas yang membosankan
Menari yang memikat hati saya, gerakan mereka mencolok
Anda mementingkan figur yang bagus, sehingga menarik hati
Saya percaya tubuh saya untuk iramanya
Anda adalah ratu menari saya selamanya tidak peduli apa yang dikatakan orang
Saya tidak peduli apa yang orang lain pikirkan
Karena anda orang yang membuat saya menari.
Anda salah satu yang membuat saya bernyanyi.
Saya tidak bisa menjadi ratu menari tetapi anda
Anda adalah bintang hatiku, pahlawanku, Anda pahlawanku, Anda pahlawan
Saya "menggigil" ketika saya melihat Anda bergerak, melihat lekuk anda.
Cara Anda mengguncang tubuh Anda "Lihatlah aku semua orang!"
Anda menari membuat saya panas.
Menari, sehingga menari yang mencolok
Anda mementingkan figur yang bagus, sehingga menarik hati
Saya percaya tubuh saya untuk iramanya
Menari yang memikat saya , gerakan mencolok anda
Anda mementingkan figur yang bagus, sehingga menarik hati
Anda ambil napas saya pergi
Bawalah itu
Pesta, pesta dansa untuk membakar kaum remaja kita
Semua bersama-sama pesta semua orang
Sebuah pesta dansa untuk membakar kaum remaja kita
Anyeong Haseyo! Michan mau ngasih MV Trouble Maker dan liriknya nih! Michan bisa dance-nya loh! Yuk ditonton MV-nya dan dibaca liriknya! ^^
1! 2! 3!
[Hyun Seung] Ni nuneul bomyeon nan Trouble Maker
[Hyuna] Ni gyeote seomyeon nan Trouble Maker
[Hyun Seung] Jogeumssik deo deo deo
[Hyuna] Galssurok deo deo deo
[Hyun Seung] Ijen nae mameul nado eojjeol su eopseo
Niga nareul itjji mothage jakku ni apeseo tto
Ni mam jakku naega heundeureo beoseonal su eoptdorok
Ni ipsureul tto humchigo meolli taranabeoryeo
Nan Trou a a a ble! Trouble! Trou! Trouble Maker!
Trouble Maker!
[Hyuna]
Ni mameul kkaemulgo domangchil geoya goyangicheoreom
Neon jakku andari nal geoya nae apeuro wa eoseo hwanaeboryeom
Nae seksihan georeum ni meori soge balttongeul geoneun
Eungeunhan seukinship eolgure bichin mot chama jukkkettan ni nunbit
[Hyun Seung]
Galsurok gipi deo ppajeodeureo
Alsurok niga deo mame deureo Baby
Amuraedo ni saenggage chwihaennabwa Lady
I never never never stop!
Niga nareul itjji mothage jakku ni apeseo tto
Ni mam jakku naega heundeureo beoseonal su eoptdorok
Ni ipsureul tto humchigo meolli taranabeoryeo
Nan Trou a a a ble! Trouble! Trou! Trouble Maker!
Trouble Maker!
[Hyun Seung] Eotteoke neol nae mame damadul su inneunji
(Trouble Maker)
[Hyuna] Geunyang nae mami ganeundaero ijen
[Hyun Seung] I never never stop!
Meomchul su eopsseo
Niga nareul itjji mothage jakku ni apeseo tto
Ni mam jakku naega heundeureo beoreonal su eoptdorok
Ni ipsureul tto humchigo meolli taranabeoryeo
Nan Trou a a a ble! Trouble! Trou! Trouble Maker!
Trouble Maker!
[Hyun Seung] Saat aku menatap matamu, aku adalah Trouble Maker
[Hyuna] Saat aku berdiri di sampingmu, aku adalah Trouble Maker
[Hyun Seung] Sedikit demi sedikit, lagi lagi lagi
[Hyuna] Ketika kita menjalaninya, lagi lagi lagi
[Hyun Seung] Kini aku bahkan tak dapat menolong hatiku
Aku akan terus berada di hadapanmu sehingga kau tak dapat melupakanku
Aku akan terus menggetarkan hatimu sehingga kau tak dapat melepaskanku
Aku akan mencuri bibirmu dan lari jauh
Aku adalah Tro a a albe – Trouble, Trou, Trouble Maker
Aku akan menggigit hatimu dan lari menjauh seperti kucing
Kau akan terus merasa kesal, jadi datanglah padaku dan marah
Cara berjalanku yang seksi membakar isi kepalamu
Sedikit skinship – mata di wajahmu mengatakan kau tak dapat menahannya lagi
[Hyun Seung]
Saat aku pergi, kau akan jatuh lebih dalam – aku menyukaimu semakin aku ingin mengetahuimu baby
Ku pikir aku mabuk sambil memikirkanmu
I never never never stop (aku tak dapat berhenti)
Aku akan terus berada di hadapanmu sehingga kau tak dapat melupakanku
Aku akan terus menggetarkan hatimu sehingga kau tak dapat melepasku
Aku akan mencuri bibirmu dan lari jauh
Aku adalah Tro a a albe – Trouble, Trou, Trouble Maker
[Hyun Seung] Bagaimana aku dapat menaruh dirimu di dalam hatiku (Trouble Maker)
[Hyuna] Kini aku akan mengikuti kemanapun hatiku membawaku
[Hyun Seung] I never never stop – I can’t stop
Aku akan terus berada di hadapanmu sehingga kau tak dapat melupakanku
Aku akan terus menggetarkan hatimu sehingga kau tak dapat melepasku
Aku akan mencuri bibirmu dan lari jauh
Aku adalah Tro a a albe – Trouble, Trou, Trouble Maker
Please don't be a plagiator... and Please don't be Silent Reader, Please leave a comment. Thanks for Reading. ~Big hug from Michan ^^
Author: Michan
Genre: Horror
Cast: All member Girls’ Generation (SNSD)
Rating: 12+
Para
member pun berkumpul kembali didepan pintu. Mereka menceritakan ruangan temuan
mereka yang dapat digunakan untuk bermalam. “Kami menemukan ruangan yang luas
dan nyaman untuk bermalam tetapi terdapat darah disana” ujar Taeyeon. “Hah?!
Kalau begitu ketika periksa saja bersama-sama!” ajak Sunny. “Ayo!” seru yang
lain setuju. Mereka pun naik ke lantai atas. “Nah disitu tempatnya Eonni!” ujar
Yuri sambil menunjuk sebuah ruangan yang tak berpintu. Mereka memasuki ruangan
tersebut dan lansung dikejutkan dengan bercak darah yang cukup lebar di dinding
dan lantainya. Tetapi ketika mereka menyorotkan senter mereka lebih dalam dan
menemukan sebuah tempat tidur besar dan mewah dengan kelambu.”Disini cukup
seram tapi mau tak mau kita harus tidur disini bukan?” kata Jessica sembari
memandangi sekeliling kamar tersebut. “Ya, kata Jessica memang benar” setuju
Sooyoung. “Baiklah kamar ini akan dipakai empat orang. Yang menempatinya adalah
Sooyoung, Seohyun, Sunny, dan aku. Bagaimana kalian setuju?” usul Taeyeon.
“Setuju!” ujar yang lainnya. Taeyeon, Sooyoung, Seohyun, dan Sunny meletakkan
berang-barang bawaan dan tas mereka di kamar itu. “Baiklah ayo kita ke ruangan
yang selanjutnya” ajak Jessica. Mereka menuruni tangga untuk menuju ke lantai
bawah. “Nah itu dia ruangan yang kami temukan” kata Sooyoung sambil menunjuk
sebuah ruangan yang pintunya terbuka. Mereka memasuki ruangan itu dan
meyorotkan senter ke sekeliling. “Ini pasti ruang tamu” tebak Taeyeon. Mereka
pun mulai membagi siapa yang akan tidur disitu malam ini. “Baiklah, bagaimana
kalau Jessica, Yuri, dan aku tidur disini. Ruangan ini hanya muat untuk tiga
orang” usul Hyoyeon yang disambut setuju oleh member lainnya. “Berarti tinggal
tersisa satu kamar yang sudah pasti akan ditempati oleh Tiffany dan Yoona” kata
Jessica. Mereka pun segera menuju kamar terakhir yang berada di lantai atas.
Mereka memasuki kamar tersebut, dan menaruh barang bawaan Tiffany dan Yoona
disitu. “Baiklah kita sudah menemukan kamar untuk menginap. Sekarang yang harus
kita lakukan adalah mencari ruangan yang paling tidak bisa dipergunakan untuk
menyiapkan makanan instan yang kita bawa” kata Taeyeon. “Ayo, kita cari
sekarang!” ajak Sooyoung. Mereka pun mencarinya bersama-sama.
Mereka
menuju kebawah tangga. Disana ada ruangan kecil. Mereka membuka pintu kecil
yang ada. Kreeekk….. Pintu kecil itu terbuka. Ternyata itu adalah gudang
kain-kain perca. “Huuh berantakan sekali” keluh Sunny. Mereka pun bergegas
pergi ke lantai atas. Mereka menemukan sebuah pintu besar dari kayu jati.
Kreeekk…. Para member membukanya. Didalamnya terdapat meja panjang yang
ditutupi taplak meja merah marun, Serta kursi-kursi dari kayu jati berjejer
mengelilingi meja tersebut. Ruangan tersebut bergaya klasik dengan dinding
putih berhias ukiran-ukiran antik. Tiba-tiba mata para member teruju pada
sebuah lukisan besar yang terpampang di dinding. Lukisan tersebut bergambar
seorang wanita cantik berambut cokelat yang terurai panjang, bibirnya tipis
mengenakan lipstik merah, serta dress selutut berwarna putih dengan hiasan
bunga mawar. Para member tertegun. “Bukankah ini seperti sosok Sung Yong-Hwa
yang menghantui kita selama ini?” ujar Seohyun. “Ya, sepertinya ini lukisan
dari sosok itu” kata Yuri. Namun tiba-tiba perasaan para member menjadi tidak
enak seperti ada mengawasi mereka. Dan tiba-tiba mata dari Sun Yong-Hwa dalam
lukisan tersebut melirik licik ke arah mereka. Raut wajahnya pun juga berubah
menjadi penuh kelicikan. Senyum manis pada bibir tipisnya berubah menjadi
senyum licik. Para member menyadari hal tersebut. Lalu mereka segera berlari
keluar dari ruangan megah tersebut. Sesampainya diluar nafas mereka tak
beraturan. Tiba-tiba suara tawa meledak di kesunyian butik mewah tersebut. Tapi
diantara para member tidak ada yang tertawa seperti itu. Mereka pun berpegangan
tangan.
Ditengah
suasana yang mencengkeram tersebut, tiba-tiba terdengar suara pintu yang
diketuk dari luar. Tok… Tok… Tok… Para member pun mematung ketakutan. Mereka
tidak tahu apa yang harus mereka perbuat saat itu. Pikiran mereka buntu. “A..
a.. apa yang ha.. harus kita perbuat se.. sekarang?” Tanya Yoona terbata-bata.
“Baiklah kita harus menuruni tangga ini dan membuka pintu” kata Tiffany mencoba
untuk memberanikan diri. Akhirnya mereka pun menguatkan pegangan tangan mereka.
Satu per satu anak tangga mereka turuni. Dan akhirnya mereka sampai didepan
pintu utama butik tersebut. Suara ketukan pintu trdengar lagi. “Tunggu,
bukankah pintu ini terkunci? Jadi bagaimana kita dapat membukanya?” pikir
Sunny. “Yasudah, kita coba saja Eonni” kata Sooyoung. Mereka mulai memutar
handel pintu. Dan… Kreeeeekk…. Deritan panjang
terdengar. Pintu itu terbuka! Tapi ketika para member menolehkan kepala
mereka keluar dan bertanya “Siapa disana?” Tidak ada siapapun bahakan benda
apapun yang ada. Para member semakin ketakutan. Tiba-tiba Wuuuusshh….. Seperti
ada yang lewat didekat mereka. Mereka menoleh kebelakang. Dan tiba-tiba
Braaakk… Kejadian seperti ketika mereka baru masuk ke butik tersebut terjadi
kembali. Pintu utama butik terbanting tanpa ada angin atau apapun juga. Taeyeon
mencoba membuka pintu tersebut namun tak kunjung terbuka. Member lainnya
membantu Taeyeon namun pintu tetap saja terkunci. “Kita terkunci lagi disini.
Permainan apa yang sebenarnya diinginkan si licik itu!” kata Yuri jengkel.
“Sudahlah Yul, lebih baik kita tidur malam ini” kata Jessica berusaha
menenangkan. “Tapi aku lapar Eonni” kata Sooyoung. “Baiklah kita bisa memakan
camilan-camilan yang kita bawa untuk sementara” kata Sunny. Mereka pun
berkumpul di ruang tamu yang akan digunakan oleh Jessica, Yuri, dan Hyoyeon
untuk bermalam. Mereka makan beberapa camilan disitu, lalu pergi ke ruangan
masing-masing untuk tidur. Di ruangan mereka, mereka menggantung senter agar
ruanagn tidak terlalu gelap. Tempat itu memenag sangat mencekam dan terasa
tidak nyaman, tetapi para member tetap tertidur pulas karena mereka sangat
lelah hari itu.
Sekarang
baru pukul dua belas tengah malam, tetapi Seohyun tiba-tiba terbangun. “Soo,
Soo bangun! Aku ingin buang air kecil” kata Seohyun membangunkan Sooyoung.
Namun Sooyoung hanya berbalik badan sambil mendesah. “Eonni Sun bangun! Aku
ingin buang air” Seohyun berusaha membangunkan Sunny. Tapi Sunny juga tidak
terbangun. Akhirnya Seohyun membangunkan Taeyeon “Taeng bangunlah! Aku ingin ke
toilet!” Seohyun bekata dengan suara lebih lantang sambil mengguncang-guncang
tubuhTaeyeon. Awalnya Taeyeon hanya mengigau seperti biasa. Tapi akhirnya ia
terbangun. “Ada apa sih Seororo?” tanya Tae sedikit jengkel karena dibangunkan
dari tidurnya, padahal ia sangat lelah. “Ini, aku sudah tidak tahan Eonni! Aku
ingin ke toilet!” kata Seohyun sambil berusaha menahan rasa ingin buang airnya.
“Yaampun, tapi dimana ada toilet di tempat seperti ini” kata Taeyeon sambil
mulai duduk di pinggir tempat tidur besar itu. “Itu mungkin toilet” tunjuk
Seohyun pada sebuah pintu di ruangan itu, dengn penuh harapan. “Yasudahlah, ayo
coba kita buka” kata Taeyeon terkantuk-kantuk. Seohyun dan Taeyeon bangkit lalu
menuju pintu berwarna merah marun yang ditunjuk Seo. Kreeeekk…. Pintu tersebut
terbuka. Dan untungnya benar saja itu adalah sebuah toilet. “Yaaayy ini
benar-benar toilet!” Seru Seohyun kegirangan.”Tapi tunggu dulu Seo, kita harus
mencoba memutar kerannya terlebih dahulu. Siapa tahu airnya tidak keluar” kata
Taeyeon mengingatkan Wajah Seohyun berubah menjadi penuh harap. Kriiikk… Keran
air tebuka, tetapi yang keluar bukanlah air. Bahkan sampai membuat kantuk
Taeyeon dan Seohyun hilang.